Seorang pria berkendaraan menurunu bukit. Dari arah berlawanan seorang Wanita juga mengendarai mobil.
Saat berpapasan, si wanita membuka jendela mobil dan berkata, “BABI!!! “
Spontan si pria langsung naik darah. Ia marah karena dikatakan “babi” oleh si wanita dimobil itu. Si pria segera membuka jendela mobilnya dan meneriakkan kuat-kuat kata-kata makian dan kata-kata tak senonoh yang jauh lebih buruk dari kata “babi”. Mendengar makian itu, si Wanita itu pun amat kaget dan langsung tancap gas dan meneruskan perjalanannya.
Si pria juga langsung tancap gas dengan kemarahan yang belum habis.
Kecepatan mobilnya malah lebih kencang dari semula. Tiba-tiba ditikungan jalan , ia melihat segerombolan babi. Tapi malang bagi si pria itu!! ia tak sempat menginjak remnya. Mobilnya menabrak babi –babi itu, dan mobil masuk keselokan di pinggir jalan. Mobilnya rusak berat. Saat itu ia baru sadar bahwa wanita di mobil tadi itu sebenarnya mau mengingatkannya tentang bahaya kawanan babi di jalan, supaya ia berhati-hati. Tapi ia salah mengerti. Si pria berkata, “jika saja saya tadi mau mendengarkan si Wanita itu dengan betul, kecelakaan ini bakal tak terjadi………”
PESAN DARI KISAH INI:
1. Belajarlah mendengarkan orang lain.
2. Janganlah cepat emosi dan tersinggung dengan perkataan orang lain.
3. Hargailah setiap perkataan orang lain, karena itu bisa mengandung nasehat yang amat berharga bagi kita.
4. Berpikirlah positif terhadap kata-kata yang diucapkan orang lain.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar